Home » » Solmed Dinilai Sebagai Ustadz Matre

Solmed Dinilai Sebagai Ustadz Matre

Written By Wes lee on Saturday, August 17, 2013 | 7:36 AM


Belakangan banyak dibicarakan mengenai Ustaz-Ustaz komersil yang mematok honornya untuk berdakwah. Kali ini giliran Ustaz Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dengan Solmed, dalam sebuah surat kabar lokal Hongkong berbahasa Indonesia, Solmed diberitakan membatalkan sepihak karena tidak menemui kesepakatan honor setelah meminta kenaikan honor dari yang sudah disepakati.

Menurut surat kabar tersebut, ketua Thariqul Jannah, Lifah Khalifah menyesalkan sikap 'Matre' Solmed yang memasang honor sebesar 10 juta meski sudah menyepakati honor awal sebesar 6 juta. Tidak hanya itu saja, dalam surat kabar tersebut, Lifah membeberkan permintaan Solmed sebesar 10% dari penjualan tiket dan 50% dari dana infak lewat surban keliling.

"Bukan hanya itu, manager Solmed meminta 10% dari harga tiket sebagai royalti dan 50% dari dana infak/ surban keliling, pada hal di kampung para jamaah ini juga sedang membina madrasah, pondok pesantren Tahfidhul-Quran dan ada anak asuh yatim piatu," kata Lifah seperti dilansir surat kabar lokal Hongkong, Kindo.

Beberapa fasilitas lain juga diminta Solmed, seperti penginapan berbintang dan mobil jemputan pribadi selama berada di Hongkong. Rencananya Solmed diminta untuk berdakwah di depan pekerja Indonesia yang mencari rezeki di Hongkong.

Sejak peristiwa tersebut, jamaah Thariqul Jannah mulai introspeksi diri untuk tidak memanggil pendakwah yang hanya mengedepankan sisi kepopulerannya saja.

 Klarifikasi Lifah Kholifah
 Statemen bantahan Ustaz Soleh Mahmud atau dikenal Solmed perihal tudingan pimpinan Majelis Thariqul Jannah yang berada di Hongkong yang berubah sikap dengan menaikkan tarif dan meminta beberapa perubahan fasilitas, dijawab pimpinan Thariqul Jannah Lifah Khalifah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ustaz Solmed membantah kalau dirinya membatalkan kunjungannya karena ketidakcocokan honor, melainkan adanya unsur bisnis dibalik acara dakwah yang akan didatanginya.
Mendengar berita tanggapan Ustaz Solmed itu, Khalifah langsung melakukan klarifikasi melalui Youtube. Dalam video berdurasi 13 menit lebih itu, ia menegaskan kalau dirinya yang membatalkan kunjungan Ustaz Solmed lantaran permintaan yang dinilai tidak masuk akal.

"Perjanjian awalnya kami akan memberikan Rp. 8 juta, ternyata Ustaz Solmed minta Rp. 10 juta. Tiket yang semula untuk 2 orang, berubah jadi untuk 4 orang. Ustaz Solmed juga minta hasil kotak amal dibagi 2, uang dari sorban keliling dan infak juga dibagi 2. Yang awalnya transportasi dan akomodasi disediakan pihak Ustaz Solmed tiba-tiba minta disediakan dan minta yang bagus," jelas Khalifah, Kamis (15/8).
Khalifah juga menjelaskan bila penjualan tiket itu merupakan infak yang dananya digunakan membiayai kelancaran acara termasuk mendatangkan Ustaz Solmed.

"Uang infak itu dipakai untuk sewa gedung, membayar uang tiket, transportasi dan akomodasi. Sisanya untuk pembangunan pesantren dan madrasah di Indonesia. Jadi tidak ada unsur bisnis seperti yang dituduhkan Ustaz Solmed," katanya.

"Jadi kalau memang benar Ustaz Solmed mau menghadiri undangan kami dengan biaya sendiri seperti yang beliau katakan, kami siap dan kami tunggu," pungkasnya.





 Sumber
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 
Support : Copyright © 2014. Trend Hot Bikini