Home »
Krisis Mesir
» Pemerintah Mesir Sebut 343 Tewas, Ikhwanul Muslimin Sebut 2200 Tewas
Pemerintah Mesir Sebut 343 Tewas, Ikhwanul Muslimin Sebut 2200 Tewas
Written By Wes lee on Thursday, August 15, 2013 | 2:03 AM
Boja- realifactpost.com Berdasarkan data kementerian kesehatan, sebanyak 300 warga sipil dan 43 personel polisi tewas.
Namun, Ikhwanul Muslimin mengklaim kerusuhan terburuk sejak revolusi 2011 itu menewaskan setidaknya 2.200 orang dan 10.000 orang terluka.
Kamis pagi ini, jam malam yang diberlakukan di Kairo dan sejumlah kota berakhir. Lalu lintas kota Kairo mulai menggeliat meski sejumlah ruas jalan masih ditutup.
Sejumlah surat kabar Mesir, menjadikan foto para pendukung Muhammad Mursi yang memberikan perlawanan terhadap polisi menjadi foto utama.
Hingga Rabu (14/8/2013) malam, kepolisian Mesir mengklaim sudah menguasai sepenuhnya lapangan Rabaa al-Adawiya yang sebelumnya diduduki pendukung Mursi sejak 3 Juli lalu.
Situasi yang sama juga terjadi di lapangan Al-Nahda yang lebih kecil. Polisi mengatakan telah menguasai lapangan itu setelah mengatasi perlawanan pengunjuk rasa sekitar dua jam lamanya.
Kekerasan berdarah di Kairo ini mendapat kecaman dari sejumlah negara seperti Iran, Turki, Qatar bahkan Amerika Serikat yang adalah sekutu utama Mesir.
Bentrokan antara polisi dan pendukung Muhammad Mursi pada "Rabu Berdarah" telah menewaskan 343 orang. Demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Mesir, Kamis (15/8/2013).
Sumber: Kompas
Related Articles

0 comments:
Post a Comment