Home » » Puluhan Anggota Ikhwanul Muslimin Yang Ditahan Ditembaki Oleh Polisi

Puluhan Anggota Ikhwanul Muslimin Yang Ditahan Ditembaki Oleh Polisi

Written By Wes lee on Monday, August 19, 2013 | 4:33 PM

Walaupun dalam tahanan dan dalam pengawasan Polisi anggota IM terus baca Al-Qur'an

Sedikitnya 36 narapidana kelompok Ikhwanul Muslimin dilaporkan tewas saat konvoi dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Abu Zabaal. Mereka terbunuh usai menahan seorang petugas polisi yang ikut dalam rombongan konvoi sebagai sandera.

Stasiun berita Al Jazeera, Minggu 18 Agustus 2013 melansir peristiwa itu terjadi pada hari Minggu dekat ibukota Kairo. Terdapat dua versi cerita berbeda dari sumber Al Jazeera awal mula puluhan napi IM tewas.

Seorang sumber melaporkan kepada Al Jazeera saat konvoi berlangsung terdapat sekitar 600 anggota IM yang ditahan. Menurut kesaksian sumber itu, kejadian itu bermula dari sebuah van yang tengah membawa para napi tengah menepi.

Tidak berapa lama, mobil van tersebut diserang pria bersenjata. Salah satu napi kemudian menahan seorang anggota polisi untuk dijadikan sandera supaya dapat berhasil kabur.

Namun, anggota IM itu malah ikut terbunuh. Versi lain kesaksian dari sumber Al Jazeera mengatakan bahwa peristiwa itu dimulai dari seorang napi yang melawan saat mobil van tengah berkonvoi.

Dia kemudian menahan seorang petugas polisi untuk dijadikan sandera dan meminta mobil van menepi. Sementara polisi lain yang mengetahui peristiwa itu, kemudian memuntahkan timah panas ke arah mobil van itu dan menewaskan semua napi IM yang berada di dalamnya.

Laporan salah satu reporter Al Jazeera, Bernard Smith, pria yang diduga menahan petugas polisi dan menjadikannya sandera, ditahan dalam aksi pengepungan pada Sabtu kemarin di Masjid Fateh. Dalam aksi tersebut, lebih dari 200 orang dilaporkan ditangkap dengan beragam tuduhan, termasuk tindak terorisme.

Kementerian Dalam Negeri Mesir seperti dikutip kantor berita Reuters membenarkan informasi soal tewasnya puluhan napi IM. Namun mereka membantah telah menembaki para napi.

Perwakilan Kemdagri mengatakan bahwa para napi tewas akibat sesak napas karena berdesak-desakan di dalam mobil van polisi. Namun Aliansi Anti Kudeta mengatakan memiliki bukti adanya pembunuhan yang dilakukan polisi terhadap sedikitnya 38 napi IM.

"Mereka dilaporkan dibunuh di dalam truk dengan peluru tajam dan gas air mata yang ditembakkan melalui jendela truk," kata perwakilan kelompok tersebut.

Hingga saat ini jumlah korban tewas akibat konflik politik di Mesir kian meroket. Kantor berita Reuters melansir, sejak militer membubarkan paksa kamp kelompok pendukung mantan Presiden Muhammed Mursi, sudah ada 2500 orang yang dilaporkan tewas. Sementara itu menurut Ikhwanul Muslimin jumlah korban meninggal hingga kini lebih dari 2500 orang




Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 
Support : Copyright © 2014. Trend Hot Bikini