China adalah salah satu negara yang memiliki kuliner ekstrim di dunia. Namun tatkala salah seorang warganya memposting proses memasak kucing menjadi sebuah sup, netizen di sana berbondong-bondong mengkritik orang tersebut.
Li Jinbang, wanita muda yang menjadi buah bibir di sana setelah ia memposting beberapa foto saat ia memproses seekor kucing menjadi bahan sup. Sontak netizen di sana langsung mengirimkan email kebencian yang ditujukan pada Li Jinbang. Wanita ini pun segera menghapus foto tersebut sebelum tersebar ke mana-mana.
![]() |
| Li Jinbang pamerkan foto memasak kucing | Photo copyright Dailymail.co.ukLi Jinbang pamerkan foto memasak kucing | Photo copyright Dailymail.co.uk |
Yang membuat sentimen tersebut makin memburuk adalah karena Li Jinbang menggunakan mantel bulu saat memasak kucing itu. Namun setelah ia menerima banyak email dan kritikan, ia mengatakan bahwa kucing tersebut sudah luka sebelumnya akibat kecelakaan dan mengaku temannya lah yang memintanya memasak. Padahal kucing tersebut kelihatan baik-baik saja.
![]() |
| Li Jinbang memasak kucing tersebut menjadi sup | Photo copyright Dailymail.co.ukLi Jinbang memasak kucing tersebut menjadi sup | Photo copyright Dailymail.co.uk |
Di China sendiri, memang terdapat banyak sekali kuliner ekstrim. Namun sejak terbongkarnya kasus truk yang membawa ratusan kucing dan mengalami kecelakaan sebelum sampai ke sebuah restoran, negara tirai bambu itu mulai menentang adanya penggunaan kucing sebagai makanan manusia seperti dilansir dari Dailymail.




0 comments:
Post a Comment